Hubungan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 13:23 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Anak sulung dan Anak Bungsu Pasangan Ideal

Anak sulung dan Anak Bungsu Pasangan Ideal

Anak Sulung dan Anak Bungsu Merupakan Pasangan Ideal, Benarkah ?

Diseduh.com – Mitos atau kepercayaan bahwa anak sulung dan anak bungsu merupakan pasangan yang ideal masih sangat melekat di masyarakat. Banyak orang beranggapan bahwa anak sulung dan anak bungsu bisa saling melengkapi saat menjadi pasangan.

Bahkan tak sedikit pula yang percaya bahwa anak sulung yang menjalin hubungan atau menikah dengan anak bungsu akan jauh dari percekcokan. Benarkah demikian?

Yuk simak penjabaran selengkapnya :

1. Anak sulung merupakan sosok pengayom yang baik

Anak bungsu biasanya akan cenderung lebih manja karena mereka tumbuh dengan kasih sayang dan perhatian banyak orang. Para orang tua juga terbukti lebih lunak saat menghadapi anak bungsi.

Sedangkan anak sulung cenderung mandiri dan lebih suka melakukan segala sesuatunya sendiri.

Jika anak sulung bisa menjadi pengayom yang baik bagi anak bungsu yang lebih cenderung manja.

2. Anak bungsu lebih humoris

Anak sulung cenderung lebih serius, perfeksionis, dan kaku. Sedangkan si bungsu cenderung memiliki selera humor yang lebih baik sejakmereka kecil.

Jika mereka menjadi pasangan, maka hubungan yang terjalin akan sangat ideal. Si bungsu akan bisa melunakkan si sulung dengan candaan khasnya.

3. Anak bungsu masih suka bergantung

Karena anak bungsu merupakan yang paling muda, maka ia masih sering bergantung kepada orang lain.

Anak bungsu cenderung tidak bisa mengambil keputusan, ia memerlukan andil dari orang lain untuk membantunya.

Sifat suka mengontrol yang dimiliki si sulung bisa hadir sebagai solusi yang tepat untuk si bungsu.

4. Anak sulung bisa memanage segala sesuatu dengan baik

Anak bungsu cenderung kesulitan untuk mengatur segala sesuatu. Sifat ini berkebalikan dengan si sulung yang sangat pandai mengatur segala sesuatu.

Maka jika anak sulung menjalin hubungan dengan anak bungsu, maka sifat satu ini akan bisa saling melengkapi.

5. Anak sulung cenderung keras kepala

Hampir semua anak sulung cenderung lebih keras kepala. Dengan hadirnya si bungsu ini, mereka bisa menjadi penyejuk dan peredam sifat batu yang dimiliki di sulung.

6. Anak bungsu gak mau ngalah

Anak bungsu terbiasa dimanja oleh orang tua dan saudara-saudaranya. Maka dari itu, si bungsu akan sulit sekali untuk mengalah.

Tentu hal ini sangat berbeda dengan si sulung yang sudah terbiasa mengalah.

Gimana nih, kalau anak sulung dan bungsu menjalin sebuah hubungan gak memungkiri kan bakalan bisa jadi pasangan yang ideal?

Artikel ini telah dibaca 143 kali

Baca Lainnya